Header

Pegunungan Meratus ku Hancur






Hijau-ku menjadi menjadi debu, bening air-ku menjadi coklat keruh hijau berlumut...

Disatu sisi pegunungan meratus aku masih bisa merasakan sejuknya udara, dan dinginnya cuaca, namun disisi lain aku merasakan panas menyengat, kering krontang, bahkan kuman saja malas hidup disana...

Seandainya saja "dia" yang mengeruk perut Meratus-ku tinggal dan hidup di lubang bekas galian mereka, mungkin mereka akan tau rasanya apa yang telah mereka perbuat dengan Hutan-ku...

Memang aku mendapat bagian dari hasil galian mereka, ya!!! aku memang mendapat bagian, bagian yang mereka berikan kepada-ku adalah "air yang melimpah", "Sinar matahari yang sangat terang" dan "Salju coklat-hitam-merah tua", atau yang biasa orang sebuat dengan "Kabanjiran", "Pemanasan Global" dan "Debu pengangkut emas hitam"...

Daerah-ku memang mendapat royalti, tapi aku tidak tahu apakah aku dan saudara-saudara-ku telah menikmati hasil kekayaan alam meratus-ku, sering aku berandai-andai kalau saja kekayaan alam meratus-ku yang telah "dia" keruk hanya untuk-ku saja, maka aku dan seratus turunanku dapat hidup tanpa bekerja kesana-kemari...

Menurut orang-orang, satu tahun saja sebagian meratus-ku dikeruk, maka akan dapat menghidupi seluruh daerahku selama 316 hari...

Dapat juga di lihat/dibaca di Blog Mapala Apache
Author : Mapala Apache
Image and video hosting by TinyPic

37 pesan anda:

nasrudin ansori said...

menyedihkan.pemerintah daerah kayaknya terlalu kemaruk soal batubara, sampe mengancam pegunungan meratus.mau dijadikan apa bumi Kalsel???

buwel said...

masya alloh....gimana nih pihak terkait...?

Itik Bali said...

Seharusnya peran pemerintah lebih aktif
iya hari ini bisa menikmati..
tapi gak mikir akibatnya kemudian

thanks ya mas udah vote

IHSAN said...

wah menyedihkan

yang kaya gini yang membuat bumi tidak seimbang dan mengadakan balasan ke manusia

indr@ said...

hoo merbahaya neh.. reboisasi dungzz

kakve-santi said...

menyedihkan...

yang merusak tabiatnya gak lebih dari binatang..
karena binatang saja tidak akan merusak habitatnya sendiri...

aap said...

Itulah pembangunan..mahal nilainya bagi lingkungan..

uke poet said...

pengelolaan sumber daya alam yang tidak memperhatikan kelangsungan sumber daya itu sendiri. manusia oh manusia
salam kenal :D

aidicard said...

Wah parah bnr jadinya..

Belajar SEO Para Pemula said...

waaah harus beraksi nih orang-orang buat ngeberesin masalah kyk gitu..

MATA HATI said...

satu lg deh crita pilu dr tanah air kt..

rusli zainal sang visioner said...

menumpuk kekayaan tanpa memperdulikan akibatnya
semoga pihak terkait lekas sadar dan bertindak
sehingga anak cucu tidak akan kebagian abu tanpa daging panggang

oia di tunggu komennya ya berupa saran, pendapat atau pengalaman tentang 'template blogspot..' awas lo kalao engga komen, tak lempar truk xixixi *kabuur

-eros--

Belajar SEO said...

yah inilah manusia, disuruh menjaga bumi malah merusak... ckckckkc...

rezaldo said...

Kita untung sekarang kemudian akan rugi dimasa yang akan datang betul tidak....

yatie said...

Kadang low di pikir2 ternyata manusia lebih bodoh dari pada hewan, coba azh low di bilang pinter, mana mungkin bertindak ceroboh begitu, ych walaupun ceroboh membawa keuntungan,

fanfan.778 said...

haduh benar2 sedih melihat keadaan seperti itu..!!!!

coey_paringin said...

Jadi PR kita semua sebenarnya untuk mengelola alam ini dengan bijak,,,

Cinema bioskop said...

Pemerintah kurang concern sama alam ya.
Padahal indonesia itu negara yang indah dan subur.
Pemerintah harusnya melakukan pengawasan yang ketat agar lingkungan tetap terjaga.

Ade said...

duuh sayang yaa.. alam yang indah rusak oleh tangan2 jahat manusia :-(

Anazkia said...

Dil, foto itu di mana yah?

KangBoed said...

Waaaaaaaaaaah.. habis pisannya.. meuni gundul herang kitu nyaaaaa
Salam Sayang

Amd said...

Okeh, rekomendasi...

BTW, blog saya pindah lho, kalo nggak repot mohon blogrollnya diganti yaaaa....

Muhammad Qori said...

yang makan duitnya pemerintah, pengusaha, pemborong, minus rakyat... tp mereka kan rakyat juga kan?

zulhaq said...

wuihh...dah parah bgt yak!!!

♥ Neng Aia ♥ said...

begini nih yang dapat menghancurkan bumi sendiri,, manusia lagi manusia lagi..

suryaden said...

harus berjuang bro, sedih neh jadinya...

idham said...

sangat memprihatinkan...
kenapa kamu ga bisa mengatasi?
kamu kan manusia hero..

carbonized said...

Saya baru tau klo tambang batubara seperti itu bentuknya, bagus ya fotonya. Tapi dampak yang ditimbulkan kyanya ga bagus semua ya?

Sebenarnya batubara kita dibawa kemana sih?

Kok listrik di daerah kita sering padam, padahal kan sumber energinya berlimpah ruah?

Pejabat Indonesia ada yang ikut andil dalam pengerukan dan pembabatan sumberdaya alam kita ga ya?

Pertanyaan saya susah ga ya dijawabnya?

*Nambang juga ahhhh...., mumpung belum dilarang*

belajar blog newbie said...

dasar manusia serakah ngak tau lingkungan...mampir sini

iwan setiawan said...

makanya sekarang lagi digalakkan Go Green, peliharalah alam kita ini dari kehancuran...! nice info sobat

Benny said...

kasihan nih alam kita.. selamatkan donk..

asher said...

pegunungan indah kalau ga kita jaga siapa lagi??

albri said...

Manusia memang pembuat kerusakan dimuka bumi

ajieee said...

subahan nALLAH

Novianto said...

Namanya juga duit.... yang penting dapet duit kan...

bcaksuroboyo is boy said...

nampaknya eksploitasi luar negeri disambut baik oleh kita yang gak tau apa-apa, bodoh dan hanya butuh uang+isi perut...lengkaplah penderitaan bumi kita, kekayaan nusantara yang tinggal menghitung waktu....perlukah kita sumpah serapah diatas-atas mimbar, diatas menara-menara gedung , puncak gunung, dalamnya dasar gelombang, diatas langit-langit kosong memenuhi bara mata, kaki dan dada kita???

(http://sekitardiriku.blogspot.com)

Stop Dreaming Start Action said...

ya allah....

Post a Comment

Salam sahabat BLOGGER

tanks atas komentarnya semoga bermanfaat...

Related Post